Foto Memikat dari Kamera Saku (Pocket Camera)
Diadopsinya teknologi digital dalam dunia fotografi membuka peluang yang lebih luas bagi para pengguna kamera untuk mengekspresikan diri maupun mengeksplorasi dunia fotografi secara lebih mendalam.
Menghasilkan foto yang memukau pun bukan lagi menjadi monopoli kamera DSLR atau kamera digital profesional. Hal ini disebabkan karena kini kamera digital (saku) semata tidak hanya dilengkapi dengan resolusi yang besar, tapi juga dengan fitur-fitur yang mungkin tak terbayangkan sebelumnya.
Pada dasarnya ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pengguna kamera saku untuk mendapat hasil jepretan yang bagus.
Langkah tersebut misalnya:
- Menaikkan angka ISO/ASA saat pencahayaan rendah
- Memanfaatkan scene mode
- Memanfaatkan fitur makro
Akan tetapi semakin tinggi angka ISO/ASA berisiko makin tinggi pula grain dan noise yang didapat – grain adalah butir pembentuk foto yang makin kasar seiring tingginya ISO, sementara noise adalah warna-warna di tepi butiran grain di sebuah foto digital
Fitur ini dapat digunakan sesuai kondisi pemotretan ketimbang terus menerus menggunakan white balance mode otomatis. Misalkan scene mode sunset untuk memotret senja, daylight untuk memotret di siang hari, atau cloudy ketika kondisi berawan.
Ini untuk memotret detil seperti serpihan kain, bunga, atau serangga.
Memanfaatkan fitur yang ada di kamera saku menjadi hal yang mutlak dilakukan untuk mendapatkan foto yang bagus.
Beberapa produsen kamera digital saku juga terus berupaya menanam beberapa fungsi lain untuk meningkatkan performa produknya. Mulai dari desain, kemampuan lensa, daya tahan baterai, hingga kemampuan mendeteksi wajah.
Selain langkah-langkah di atas masih ada beberapa cara untuk mendapat foto yang baik dari sebuah kamera saku, misalnya dengan mempertimbangkan komposisi obyek foto dan lain-lain.






2 Comments pada “Foto Memikat dari Kamera Saku (Pocket Camera)”
wah lagi belajar juga nih boss.. pake kamera saku..
Mas Paidjo: Semoga berhasil ya