Mengirimkan Sinyal Positif Melalui Bahasa Tubuh
Sebuah tindakan bisa lebih kuat daripada rangkaian kata-kata. Hal ini terbukti melalui proses komunikasi non verbal, yaitu bahasa tubuh, yang mengirimkan pesan tertentu pada lawan bicaranya.
Bahasa tubuh merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan saat melakukan komunikasi antara dua orang. Pandangan mata, gerakan tubuh, gerakan tangan, dan lain-lain saat berbicara merupakan bagian dari bahasa tubuh. Tahukan Anda kapan mengirimkan sinyal positif?
1. Menatap mata saat berbicara. Hal ini menandakan bahwa Anda mendengarkan dan menghargai lawan bicara. Di lain pihak juga menandakan bahwa Anda yakin dengan pendirian. Tentunya, penggunaan kontak mata ini harus dilakukan dengan hati-hati, jangan sampai Anda dianggap menantang lawan bicara.
2. Menggunakan tangan. Hal ini kerap dilakukan banyak orang untuk membantu menjelaskan infomasi yang disampaikan sehingga penjelasan pun semakin deskriptif. Lagipula dengan penggunaan tangan ini, akan menarik perhatian orang untuk lebih tertarik dan mendengarkan Anda. Misalnya, dengan tangan yang terbuka dan sedikit ke atas, bila menyatakan rasa sakit hati dengan mengatupkan tangan di dada, dan sebagainya. Tanpa disadari, dengan melakukan hal ini emosi lawan bicara pun akan terbawa.
3. Genggaman tangan yang erat. Saat berkenalan, dapat ditemukan berbagai jenis genggaman tangan, mulai dari yang sangat erat hingga yang sekadar menyentuh hingga terkesan basa basi. Sebaliknya, genggaman tangan yang erat saat berjabat tangan dapat mengirimkan sinyal pada lawan bicara bahwa Anda adalah tipe orang dengan kepercayaan diri yang tinggi, hangat, dan tegas.
4. Anggukan kepala. Di Indonesia, anggukan kepala berarti bentuk persetujuan. Di sisi lain, gerakan ini memberikan sinyal positif pada orang lain bahwa Anda tertarik dengan pembicaraannya.
5. Berbicara perlahan. Berbicara perlahan menandakan bahwa Anda adalah orang dengan kepribadian tenang dan tidak gegabah. Secara tidak langsung juga menegaskan kepercayaan diri Anda yang tinggi. Sebaliknya dengan berbicara cepat, menunjukkan ketegangan (nervous) pada diri Anda.
6. Ekspresi wajah. Bahasa tubuh yang satu ini tak dapat dihilangkan pada saat berkomunikasi dengan orang lain. Sunggingan senyum di wajah akan memancarkan sifat keramahan Anda dan pribadi yang hangat. Berbeda halnya dengan wajah muram, yang cenderung menyiratkan sifat angkuh atau pemarah.





