Pengetahuan tentang Kerupuk

A. CIRI-CIRI KERUPUK YANG BAGUS

1. Kerupuk yang belum digoreng (masih mentah) yang bagus, harus mempunyai bahan-bahan yang tercampur rata. Lumatan ikan atau udang yang jadi bahan dasar pembuatan kerupuk harus tersebar rata di seluruh permukaan kerupuk, sehingga ketika digoreng dapat mekar dengan baik.

2.Pilih kerupuk yang berwarna alami. Hindari membeli kerupuk yang warnanya mencolok karena biasanya yang begitu dibuat dengan menambahkan pewarna makanan.

3. Cium lebih dulu kerupuk mentah itu. Jika dia rasa ikan, harus tercium jelas bau ikannya, dan jika rasa udang jelas baunya udang. Hindari membeli yang sudah bau apek/tengik karena soal rasa sudah pasti akan berubah.

B. CARA MENYIMPAN KERUPUK YANG BAIK

1. Simpan kerupuk mentah dalam wadah yang bersih, kering dan tertutup rapat. Udara yang dibaiarkan masuk akan merubah kerupuk menjadi lembab berjamur sehingga lembek dan tidak bagus lagi ketika digopreng.

2. Setelah digoreng, hendaknya selalu menurtup rapat tempat kerupuk supaya tiddak bereaksi dengan oksigen yang dapat menimbulkan melempem/lembek.

C. CARA MENGGORENG KERUPUK

1. Sebelum digoreng, jemur kerupuk supaya betul-betul kering sehingga mekarnya di penggorengan sangat baik.

2. Pakai minyak goreng baru (jangan jelantah) karena akan mempengaruhi rasa. Semakin baik kualitas minyak, hasil gorengannya juga semakin enak.

3. Ambil minyak dalam jumlah banyak, panaskan dalam suhu tinggi. Menggoreng kerupuk butuh minyak banyak dan panas. (Suhu 150 sampai 180 derajat Celcius).

4. Jangan mencemplungkan kerupuk sekaligus banyak. Bila perlu satu persatu saja mengingat kerupuk akan melar ketika digoreng.

5. Untuk menggoreng kerupuk Palembang, diperlukan minyak dalam dua derajat. Pertama minyak dingin dulu. Tujuan mencemplungkan kerupuk Palembang dalam minyak dingin adalah supaya membantu kandungan air yang ada di dalam kerupuk ikut terlepas bersama minyak dingin. Setelah itu baru digoreng dalam minyak yang betul-betul panas untuk menghilangkan semua kandungan air dan mematangkan dengan sempurna. Ini perlu dilakukan karena kerupuk Palembang biasanya tebal. Dan kerupuk yang tebal, banyak mengandung air.  Jadi ingat! Kerupuk Palembang tidak bisa langsung digoreng di minyak panas. Goreng dulu di minyak dingin sampai menghangat, angkat, kemudian kalau sudah  mulai dingin, goreng ulang diminyak panas.

6. Sebelum menyimpan gorengan kerupuk, ingatlah untuk meniriskannya selalu terlebih dulu.

SELAMAT MENGGORENG KERUPUK

Terimakasih kepada Bunda Julie atas informasinya.

Anda dapat ikuti respon artikel ini lewat RSS 2.0 feed. Anda dapat tinggalkan respon, atau trackback dari situs Anda.

5 Comments pada “Pengetahuan tentang Kerupuk”

  • 23 December, 2008, 22:34

    mbak mirna….

    yang ini tipsnya sangat berguna banget…
    karena suamiku penggemar berat kerupuk…
    dan maunya kerupuk yang digoreng sendiri…
    jarang mau kerupuk yang dijual warna putih diwarung..

    jadi tau nih ciri2 kerupuk yang bagus dan cara menggorengnya yang baik…

    lagi ya mbak tips yang lainnya ditunggu…
    apalagi soal kerupuk…
    he3x….
    cuma disini nitha bisa dapat tips2 bermanfaat,,,

  • admin
    23 December, 2008, 22:53

    Hi Mbak Nitha,

    Senang informasi di sini bisa bermanfaat.
    Sering-sering main ya… :)

  • arief
    24 May, 2009, 15:23

    mba makasih banyak atas tipsnya ya??
    kbtulan saya lagi butuh artikel tntg kerupuk,
    saat ini saya lagi meneliti kerupuk guna tau apa saja zat pewarna yang dipakai untuk kerupuk..

    mksh ya???????

  • admin
    24 May, 2009, 21:30

    Mas Arief,
    Terimakasih sudah singgah ke sini.
    Sayangnya saya tidak punya data atau informasi mengenai zat pewarna yang dipakai untuk membuat kerupuk.

  • 2 March, 2010, 4:32

    ohhh…., ternyata gitu ta caranya menggoreng krupuk…, kalo saya sering menggoreng krupuk kennie untuk rasa-rasa tertentu seperti krupuk kennie rasa pisang kenapa ya hasilnya ga sama dengan krupuk kennie yang lainnya…, kecenderungan untuk rasa pisang, ga bisa mekar dan cepet gosong…, tu kenapa ya Mbak?? apa karakter rasa juga mempengaruhi??

Tinggalkan Komentar